Rea mulai terbiasa tidak jadi patokan

dibagikan
komentar
Rea mulai terbiasa tidak jadi patokan
Oleh:
19 Mar 2019 13.27

Enam kali ditaklukkan Alvaro Bautista membuat Jonathan Rea mulai terbiasa untuk tak lagi berstatus pembalap terkencang di World Superbike.

Mendominasi kejuaraan dari 2015 sampai 2018, Rea menjelma sebagai sosok yang harus dikalahkan. Namun, kehadiran Bautista mengubah segalanya. Dari enam balapan yang sudah dilalui, ia dipaksa mengakui keunggulan Spaniard.

Rea pun tak sungkan memuji penampilan Bautista, dan terutama performa motor anyar Ducati Panigale V4 R. Kombinasi kedua hal itu diyakininya sebagai faktor lebih baik ketimbang Kawasaki.

“Sepertinya kompetisi sekarang selangkah di depan, memotivasi (saya) untuk terus bekerja,” ucap Rea kepada worldsbk.com.

“Secara mental, ini situasi yang sedikit berbeda bagi saya. Saya memenangi 11 balapan terakhir musim lalu. Saya perlahan-lahan mulai terbiasa tak menjadi pembalap tercepat di lintasan sekarang!”

Baca Juga:

Walau mendulang enam kekalahan beruntun, Rea rupanya enggan menyerah terlalu dini. Ia merasa telah memaksimalkan potensi terbaik Kawasaki ZX-10RR, bahkan puas atas raihan balapannya.

“(Posisi) kedua, itu posisi normal saya musim ini," canda Rea.

“Itulah posisi kami akhir pekan ini. Yang pasti, kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Alvaro dan Ducati menghadapi akhir pekan dengan sangat baik.

“Kami mendapatkan yang terbaik dari apa yang bisa kami lakukan. Saya merasa mendapatkan yang terbaik dari paket motor. Kami harus senang dengan hasil ini.”

Pembalap Irlandia Utara itu lalu mengatakan, top speed Panigael V4 R selama WorldSBK Thailand tak memungkinkannya untuk bertarung melawan Bautista di Buriram.

“Kami tidak benar-benar membuat terlalu banyak terobosan dalam balapan. Tetapi saya merasa paket (motor) kuat. Saya bisa berkendara hingga limit,” tukas Rea.

“Setidaknya saya bisa melakukan sedikit slipstream di belakang Alvaro pada lap pertama (saat Race 2). Saya bisa menjaga catatan waktu, tapi setelah itu saya kehilangan dan mengelola balapan saya sendiri.

“Awal yang solid, namun jarak ke depan semakin meningkat dan mudah-mudahan kami dapat melalukan sesuatu di Eropa.”

Slider
Daftar

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
1/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
2/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
3/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
4/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
5/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
6/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati SBK Team

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati SBK Team
7/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing

Jonathan Rea, Kawasaki Racing
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati Team

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati Team
9/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati Team, Alex Lowes, Pata Yamaha

Jonathan Rea, Kawasaki Racing, Alvaro Bautista, Aruba.it Racing-Ducati Team, Alex Lowes, Pata Yamaha
10/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Artikel berikutnya
Bautista tak menduga duduki teritorial Kawasaki

Artikel sebelumnya

Bautista tak menduga duduki teritorial Kawasaki

Artikel berikutnya

Thitipong Warokorn sukses jalani operasi

Thitipong Warokorn sukses jalani operasi
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan World Superbike
Event Buriram
Pembalap Jonathan Rea
Tim Kawasaki Racing Team
Penulis David Gruz
Jadilah yang pertama untuk mendapatkan
berita terbaru