Kenapa Mercedes biarkan Hamilton tidak pit ketika VSC?

dibagikan
komentar
Kenapa Mercedes biarkan Hamilton tidak pit ketika VSC?
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
Co-author: Edd Straw
2 Jul 2018 05.19

Mercedes membeberkan kronologis di balik keputusan tidak memanggil Lewis Hamilton masuk ke pit saat periode Virtual Safety Car diberlakukan pada balapan Formula 1 GP Austria.

Semua pembalap unggulan kecuali Hamilton langsung melakukan pit stop begitu periode Virtual Safety Car diberlakukan. Ironisnya VSC yang terjadi pada lap ke-14 itu dipicu oleh kerusakan mekanis pada mobil rekan setimnya, Valtteri Bottas.

Hal ini sangat merugikan Hamilton karena dalam periode VSC ia tidak bisa melaju dalam kecepatan penuh. Sepuluh lap kemudian, dalam kondisi balapan normal, pembalap Inggris Raya itu melakukan pit stop pertamanya.

Tapi saat bergabung kembali ke lintasan, ia terlempar ke posisi empat sementara Max Verstappen mengambil alih pimpinan balapan dan akhirnya keluar sebagai juara.

Baca Juga:

Tidak hanya kehilangan peluang untuk menang, Hamilton justru mengalami nasib yang sama seperti Bottas karena ia tersingkir akibat hilangnya tekanan bahan bakar.

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengakui bahwa timnya berpikir terlalu lama ketimbang mengikuti insting dan langsung memanggil Hamilton untuk masuk ke pit begitu ada periode VSC.

"Kedua mobil kami sedang mendominasi di posisi pertama dan kedua, tapi tiba-tiba salah satunya berhenti," terangnya.

Slider
List

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14, Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
2/10

Foto oleh: Steve Etherington / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Start balapan

Start balapan
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09 pit stop

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09 pit stop
7/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Ban Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, yang tampak terkikis

Ban Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09, yang tampak terkikis
8/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09
9/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1 W09
10/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

"Lalu VSC diberlakukan, dan kami punya waktu setengah lap untuk bereaksi, tapi kami tidak melakukannya. Pada akhirnya ini yang membuat kami kalah.

"Pada tahap balapan seperti itu dan kemudian VSC muncul, pertimbangan untuk pit stop bisa dibilang sebesar 80 persen."

Mercedes yang tinggal memiliki satu mobil setelah tersingkirnya Bottas diakui ikut mempengaruhi proses pengambilan keputusan mereka.

"Kami berpikir: 'apa yang akan terjadi jika mereka [Red Bull dan Ferrari] hanya memanggil satu mobil untuk pit?'

‘Kami bisa terjebak di belakang Kimi, karena mereka akan membiarkannya bertahan lebih lama di trek. dan juga di belakang Max. Apa yang akan terjadi setelah itu?

“Proses berpikir seperti itu yang membuat kami menghabiskan waktu terlalu lama."

VIDEO: Highlights GP Austria 2018

Artikel Formula 1 berikutnya
Penambahan zona DRS di GP Austria diklaim sukses

Artikel sebelumnya

Penambahan zona DRS di GP Austria diklaim sukses

Next article

Klasemen F1 2018 setelah GP Austria

Klasemen F1 2018 setelah GP Austria

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Austria
Lokasi Red Bull Ring
Pembalap Lewis Hamilton Shop Now
Tim Mercedes
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news