Stefano Domenicali: Hamilton vs Verstappen Salah Satu Duel Terbaik F1

Formula 1 disuguhi pertarungan menarik dalam memperebutkan gelar, antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen pada 2021. CEO F1 Stefano Domenicali sampai menyebut duel mereka sebagai salah satu yang terbaik.

Stefano Domenicali: Hamilton vs Verstappen Salah Satu Duel Terbaik F1

Sejak diperkenalkannya mesin hybrid V6 turbocharged pada tahun 2014, tak ada yang mampu menjegal Mercedes. The Silver Arrows menyabet tujuh gelar beruntun untuk konstruktor dan pembalap, enam di antaranya diraih Lewis Hamilton.

Pilot 36 tahun asal Inggris tersebut kembali bersaing untuk memenangi titel pada Formula 1 (F1) musim ini, tetapi perjuangan untuk mempertahankan status mendapat tantangan serius dari Max Verstappen.

Setelah Grand Prix (GP) Italia, putaran ke-14 F1 2021, di Sirkuit Monza, sang penantang kini memimpin. Pembalap muda Red Bull Racing tersebut unggul lima poin atas Hamilton dalam klasemen sementara.

Verstappen dan Hamilton telah berduel secara langsung dalam beberapa balapan musim ini. Terkadang pilot Belanda yang keluar sebagai pemenang, di lain waktu juara bertahan yang naik podium tertinggi.

Baca Juga:

Namun satu hal yang jelas bagi CEO Formula 1 Stefano Domenicali adalah bahwa kedua pembalap telah terlibat dalam pertempuran legendaris. Ia tak segan menyebut rivalitas mereka bakal terus dibicarakan di masa depan.

“Kita bisa melihat pertarungan antara Hamilton dan Verstappen saat ini sebagai salah satu duel terbaik sepanjang masa. Selain itu, ini soal pembalap senior melawan pilot muda potensial, tak ada yang lebih baik!” ujar Domenicali kepada Sport Bild.

“Musim ini luar biasa. Mereka sudah menunjukkan bahwa level baru telah dicapai dalam hal intensitas. Pertarungan benar-benar berada di tingkatan tertinggi sekarang,” kata pria asal Italia tersebut lagi.

Duel langsung, wheel-to-wheel, antara kedua pembalap tidak selalu berakhir baik. Dalam GP Inggris di Silverstone, pertempuran berakhir cepat untuk kali pertama dan menjadi pemicu ketegangan antara masing-masing kubu.

Verstappen tersingkir di lap awal setelah insiden dengan Hamilton di Tikungan 9 melemparnya ke luar trek dalam kecepatan tinggi sebelum menabrak pembatas. Di sisi lain, rivalnya sukses jadi pemenang meski dapat penalti.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, and Lewis Hamilton, Mercedes W12, crash

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, and Lewis Hamilton, Mercedes W12, crash

Foto oleh: Jerry Andre / Motorsport Images

Sepekan yang lalu di Monza, kembali terjadi crash yang secara langsung melibatkan kedua pembalap. Setelah pit stop, Hamilton kembali ke trek di sebelah Verstappen. Mereka tak mau saling mengalah di chicane yang berujung fatal.

Kontak yang terjadi membuat RB16B Max Verstappen mendarat di atas W12 Lewis Hamilton. Untung saja halo bisa menahan mobil Red Bull sehingga pilot Mercedes tidak cedera. Namun balapan mereka otomatis berakhir.

Setelah dilakukan investigasi, Steward memutuskan Verstappen yang bersalah dan menjatuhi penalti penurunan tiga grid yang akan berlaku pada GP Rusia di Autodrom Sochi, 26 September mendatang.

Terlepas dari bentrokan yang melibatkan kedua pembalap Domenicali tidak berpikir persaingan gelar menjadi terlalu berbahaya. Ia meyakini semuanya masih dalam koridor kewajaran dalam Formula 1.

“Saya tidak khawatir (soal duel Verstappen dan Hamilton). Jika Anda menekan sampat batas, hal-hal seperti ini biasa terjadi,” Domenicali menuturkan. 

Stefano Domenicali, CEO, Formula 1

Stefano Domenicali, CEO, Formula 1

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

 

dibagikan
komentar
Alex Albon Belum Tahu soal Klausul Kontraknya dengan Williams

Artikel sebelumnya

Alex Albon Belum Tahu soal Klausul Kontraknya dengan Williams

Artikel berikutnya

Bos Ferrari Nilai Pembalap Muda Kekurangan Kursi di F1

Bos Ferrari Nilai Pembalap Muda Kekurangan Kursi di F1
Muat komentar