Ganti Mesin di Sochi, Charles Leclerc Start di Belakang

Scuderia Ferrari memberikan mesin baru untuk Charles Leclerc untuk F1 GP Rusia yang berimbas pada posisi startnya yang pasti di belakang di Sochi Autodrom.

Ganti Mesin di Sochi, Charles Leclerc Start di Belakang

Kamis (23/9/2021) petang waktu setempat, Ferrari memastikan bakal menurunkan mesin baru untuk Charles Leclerc di Grand Prix Rusia, akhir pekan ini (24-26/9/2021). Itu berarti, pembalap asal Monaco tersebut harus bekerja ekstra keras di Sirkuit Sochi.

Pasalnya, dengan memakai mesin keempat (maksimal tiga untuk setiap musim), pemenang dua Grand Prix tersebut akan start dari posisi paling belakang.

“Jelas tidak akan mudah. Tetapi, cuaca diperkirakan bakal buruk. Mungkin, kondisi yang tidak menentu akan menguntungkan kami. Saya penari yang buruk tetapi mungkin akan tetap berdansa di tengah hujan pada Sabtu (saat kualifikasi) nanti,” katanya.

Prinsipal Tim Ferrari Mattia Binotto menegaskan ia dan timnya ingin membawa Ferrari kembali ke jalur kemenangan. Salah satu elemen terpenting untuk itu adalah menurunkan mesin baru yang akan digunakan kali pertama di Rusia.

Charles Leclerc, Ferrari SF21, saat turun di Sprint Race F1 GP Italia 2021.

Charles Leclerc, Ferrari SF21, saat turun di Sprint Race F1 GP Italia 2021.

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

“Di atas kertas, ini langkah maju. Jika kami bisa memperkuat mobil, maka kami harus mampu menunjukkannya di lintasan,” tutur Leclerc.

Beberapa waktu lalu, Ferrari menyebut akan memperbaiki sistem hybrid pada mesin mereka. Kabarnya, pengembangan tersebut bisa mendongkrak mesin Ferrari 065/6, 10 tenaga kuda lebih besar daripada mesin lama.

Charles Leclerc, yang finis di podium ketiga pada GP Rusia 2019, datang ke Sochi dalam kondisi bagus menyusul hasil lomba kandang Ferrari di Sirkuit Monza, saat berlangsungnya GP Italia, sekira dua pekan lalu.

“Saya menjalani salah satu balapan terbaik di Monza lalu. Setiap lap terasa seperti sesi latihan bebas, saya sangat menikmatinya. Saya sangat puas mampu finis di posisi keempat di Italia,” kata Leclerc.

“Ketika berpikir soal progres yang kami buat dibanding tahun lalu, saya merasa kami sudah berada di trek yang tepat,” kata pemenang dua GP, 13 finis podium, sembilan pole position, dan empat fastest lap dalam 72 start sejak debut di GP Australia 2018 itu.

Baca Juga:

Charles Leclerc lalu menjelaskan dari sisi performa, musim ini Ferrari jauh lebih konsisten dibanding tahun lalu. Namun, ia mengakui masih butuh waktu lama jika ingin membicarakan soal gelar.

Terkait duel melawan McLaren di klasemen konstruktor, Charles Leclerc menyebut konsentrasi mereka memang tidak akan kendur. Tetapi, Leclerc mengakui bila di Monza duet Daniel Ricciardo dan Lando Norris yang finis 1-2 di GP Italia, memang lebih cepat.

“Dengan upgrade mulai di Sochi, kami ingin memberikan mereka tekanan yang lebih berat sekali lagi,” tutur Leclerc.

Charles Leclerc akan turun di GP Rusia dengan berada di posisi keenam klasemen dengan 104 poin. Rekan setimnya, Carlos Sainz, berada di P7 dengan 97,5 poin.

Adapun Ferrari berada di peringkat keempat klasemen konstruktor dengan 201,5 poin dan tertinggal 13,5 poin dari McLaren di posisi ketiga.

dibagikan
komentar
F1 GP Miami Bakal Digelar pada 8 Mei 2022

Artikel sebelumnya

F1 GP Miami Bakal Digelar pada 8 Mei 2022

Artikel berikutnya

Valtteri Bottas Siap Bantu Lewis Hamilton jika Mercedes Meminta

Valtteri Bottas Siap Bantu Lewis Hamilton jika Mercedes Meminta
Muat komentar