Formula 1
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
21 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
232 hari
Selengkapnya:

Mick Schumacher Kesal Kesuksesan Hamilton Dianggap Keberuntungan

Pembalap Haas, Mick Schumacher, mengatakan kesuksesan Lewis Hamilton atau ayahnya, Michael Schumacher, bukan sebuah keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras.

Mick Schumacher Kesal Kesuksesan Hamilton Dianggap Keberuntungan

Hamilton meraih gelar ketujuh Formula 1 bersama Mercedes setelah tampil dominan di Formula 1 2020. Raihan itu membuat pembalap Inggris tersebut bersanding dengan Michael Schumacher sebagai peraih titel terbanyak di ajang balap jet darat.

Mercedes telah meraih gelar konstruktor dan pembalap dalam tujuh tahun terakhir, tapi mobil W11 dianggap menjadi yang terbaik.

Bahkan, pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, mengatakan 90 persen pembalap yang ada di grid juga bisa memenangi gelar dengan mobil tersebut.

“Saya sangat menghargai apa yang Anda capai sejauh ini. Saya tidak khawatir karena Lewis berada di kokpit Mercedes. Jujur, 90 persen pembalap di grid bisa meraih kemenangan dengan mobil tersebut,” kata Verstappen.

“Saya tidak menentang Lewis. Dia adalah pembalap yang sangat baik tetapi mobil yang digunakannya sangat dominan. Mungkin yang lainnya tidak akan sedominan Lewis, tapi Anda harus menerima situasi yang Anda alami dan mencoba mengeluarkan yang terbaik.

“Saya tak khawatir dengan itu, saya hanya fokus melakukan pekerjaan terbaik untuk mengalahkan mereka.”

Baca Juga:

Mick Schumacher tak setuju dengan pendapat Verstappen. Ia menganggap kesuksesan yang diraih oleh Hamilton bukan sebuah keberuntungan.

“Ketika melihat seorang juara yang mendominasi dalam waktu lama, Anda berisiko kehilangan sesuatu. Dibutuhkan usaha yang luar biasa, pentingnya sumber daya, tenaga dan bakat dari sang juara yang akan memenangi banyak gelar,” kata Schumacher kepada Corriere della Sera.

“Hamilton dan juga untuk ayah saya pantas mendapatkannya. Tidak ada keberuntungan dalam kesuksesan besar. Ini seperti gunung es dan kami biasanya hanya melihat puncaknya saja.”

Tahun ini, Schumacher akan mencoba peruntungannya di F1 bersama Haas setelah memenangi gelar Formula 2 2020.

Namun, banyak yang memprediksi pria 21 tahun itu akan mengalami kesulitan di tahun pertamanya. Prinsipal Haas, Gunther Steiner, menegaskan tak masalah dengan hal tersebut dan mengizinkan pembalapnya melakukan kesalahan.

Mick Schumacher sendiri mengatakan ingin mempelajari banyak hal daripada mengejar hasil. Menambah pengalaman akan membuatnya merasa lebih nyaman berada di mobil seperti yang dilakukannya di kategori-kategori lebih rendah.

dibagikan
komentar
Jordan Klaim Hamilton Teken Kontrak dengan Mercedes Pekan Ini

Artikel sebelumnya

Jordan Klaim Hamilton Teken Kontrak dengan Mercedes Pekan Ini

Artikel berikutnya

Helmut Marko Soroti Kelemahan Verstappen

Helmut Marko Soroti Kelemahan Verstappen
Muat komentar