Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Tes F1 Barcelona

Pemerintah Inggris Dukung F1 Tak Gelar GP Rusia

Formula 1 telah menyatakan sikap terkait serangan Rusia ke Ukraina. Kecenderungan untuk membatalkan Grand Prix Rusia disambut positif oleh pemerintah Inggris.

Sebastian Vettel, Aston Martin AMR21

Berdasarkan pertemuan para petinggi tim, disimpulkan bahwa ‘dengan kondisi sekarang, mustahil menggelar balapan di Sochi’. Mereka memang tidak secara tegas membatalkan GP Rusia yang rencananya dilangsungkan pada 25 September.

Namun, sudah jelas arahnya kalau F1 kontra dengan invasi Rusia. Sikap serupa juga ditunjukkan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) yang memindahkan lokasi final Liga Champions, dari St. Petersburg ke Paris.

Mungkin saja ke depannya, F1 akan memasukkan Turki ke kalender untuk menggantikan Rusia. Tak ada opsi lain, apalagi pembalap, seperti Sebastien Vettel berancang-ancang melakukan boikot balapan di Negeri Beruang Merah. Max Verstappen juga menyatakan tak mungkin bisa berlaga dalam kondisi seperti itu.

Sekretaris Negara untuk Digital, Budaya, Media dan Olahraga, Nadine Dorries, merespons positif keputusan Formula 1.

“Dengan pembatalan Grand Prix Rusia, merupakan pesan jelas untuk Presiden Vladimir Putin bahwa dunia olahraga internasional tidak akan berdiam diri dan membiarkannya menggunakan ajang-ajang seperti ini untuk legitimasi invasi ilegal dan mematikan di Ukraina,” ujarnya dikutip dari Planet F1.

Baca Juga:

“Saya menyambut aksi yang diambil FIA dan para pembalap. Kami mengupayakan perdamaian dengan badan pengatur terkait dengan ajang olahraga internasional yang diselenggarakan di Rusia tahun ini dan mendesak mereka untuk mengikutinya.”

Anggota parlemen Inggris dari Partai Demokrat Liberal, Jamie Stone, membeberkan sengaja mengirim surat kepada CEO F1 Stefano Domenicali.

“Sangat vital ketika seluruh dunia bersatu untuk mengutuk aksi Putin, termasuk organisasi olahraga internasional seperti Formula 1. Rusia harus tidak diizinkan untuk menggelar ajang olahraga bergengsi, jadi seharusnya tidak ada Grand Prix Rusian tahun ini,” ia menjelaskan.

“Kami tahu Putin sangat membutuhkan status dan pengakuan pada panggung global. Ini akan menimbulkan kemarahan jika dunia melihat Putin berdiri di podium F1 di Sochi selepas balapan, seperti yang dilakukannya beberapa tahun ini.

“Saya mencatat dengan persetujuan juara dunia Sebastian Vettel yang mengatakan akan memboikot balapan jika dilaksanakan. F1 seharusnya mengikuti jejak mereka dan membatalkan event itu.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Max Verstappen Lega RB18 Bekerja Sesuai Harapan
Artikel berikutnya Stefano Domenicali Tegaskan F1 Siap Ganti GP Rusia

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia