Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Promotor GP Rusia Pertimbangkan Gugatan Hukum terhadap F1

Promotor Grand Prix Rusia tampak tidak mau langsung menerima keputusan Formula 1 yang memutus kontrak balapan. Mereka menilai itu keputusan sepihak dan tengah mempertimbangkan langkah hukum.

Pierre Gasly, AlphaTauri AT02, Valtteri Bottas, Mercedes W12

Grand Prix (GP) Rusia mendapat tempat dalam kalender balap Formula 1 (F1) sejak 2014 dan seharusnya ada dalam jadwal tahun ini. Namun, kini race weekend di Sochi Autodrom telah dibatalkan.

F1 memilih mencoretnya dari skedul sebagai respons atas invasi militer Rusia ke Ukraina. Pertimbangan mencuat selama tes di Barcelona. Alasannya, mustahil menggelar race di Sochi dalam kondisi saat ini.

Dan pekan lalu, Formula 1 pun membatalkan seluruh kontraknya dengan Rosgonski, promotor GP Rusia. Event sejatinya tetap ada di kalender hingga 2025, tetapi sekarang tampaknya 2021 jadi yang terakhir.

Hal itu jelas membuat Ketua Rosgonski, Alexey Titov, kecewa, karena menganggap F1 telah mengambil keputusan sepihak. Ia mengatakan organisasinya kini sedang memikirkan untuk mengajukan gugatan.    

Baca Juga:

“Tentu saja kami telah bekerja dengan FIA dan F1 untuk waktu yang lama, jadi kami berbicara tentang situasi saat ini dan bagaimana menyelesaikannya tanpa menciptakan krisis,” ujar Titov kepada Match TV.

Apa yang sangat mengganggu Titov dan Rosgonski adalah fakta bahwa mereka diberitahukan terkait pembatalan kontrak hanya 10 jam sebelum diumumkan oleh Formula 1 pada Kamis, 3 Maret lalu.

“Saat itu kami diberitahu secara sepihak – posisi kami tidak diterima dan tidak ada yang mendengarkan. Pada saat itu juga tidak ada gunanya untuk membuat pembelaan di media,” Alexey Titov menuturkan.

“Saya belum bisa memberikan detailnya, karena kami masih dalam proses. Oleh karena itu, tidak tepat jika mengungkapkannya sekarang. Saya hanya dapat mengatakan bahwa awalnya kami sepakat untuk memutuskan kontrak karena force majeure, tetapi itu berubah jadi pembatalan sepihak.”

The Russian flag is flown on the grid prior to the start

The Russian flag is flown on the grid prior to the start

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Rosgonski tengah mempertimbangkan gugatan terhadap keputusan F1. “Bagaimanapun, langkah hukum lebih lanjut harus ditelusuri lebih jauh. Bukan tugas mudah tetapi kami akan melakukannya,” ucap Titov.    

Satu hal yang pasti bagi Rosgonski, yang merencanakan memindahkan GP Rusia dari Sochi Autodrom ke Igora Drive di St. Petersburg mulai musim 2023, adalah mereka telah menyetor sebagian uang hosting.

Biaya untuk menjadi tuan rumah balapan tersebut dibayarkan setiap tahunnya ke F1. Lantas, apa yang terjadi dengan dana yang sudah dikeluarkan Rosgonski menyusul pembatalan kontrak mereka?

“Formula 1 harus membayarnya kembali, tak peduli mereka mau atau tidak,” Titov menegaskan.   

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Max Verstappen Tak Bisa Hilangkan Sifat Agresif
Artikel berikutnya Kecewa Impiannya Disabotase, Mazepin Ogah Kembali ke Haas

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia