Andrea Dovizioso Tetap Realistis meski Telah Buat Progres

Andrea Dovizioso meyakini telah membuat langkah maju sejak debutnya bersama Petronas Yamaha SRT di MotoGP. Namun eks pembalap Ducati itu merasa menembus 10 besar belum dalam jangkauannya.

Andrea Dovizioso Tetap Realistis meski Telah Buat Progres

Akhir pekan ini, rider Petronas Yamaha SRT Andrea Dovizioso akan menggeber M1 pada Grand Prix (GP) Emilia Romagna di Sirkuit Misano. Itu menandai penampilan ketiganya bersama tim Malaysia dan yang kedua di trek kandangnya.

Kembali mengaspal di Misano memungkinkannya melakukan evaluasi obyektif terkait perkembangannya dengan SRT. Hasil akhir memang bukan menjadi fokus utama Dovizioso di tahap akhir MotoGP 2021.

Pembalap asal Forli Italia itu telah berulang kali mengatakan bahwa lima race terakhir musim ini berguna untuk mengambil yang diperlukan dan bersiap menghadapi musim penuh pada 2022, saat ia mendapat M1 identik dengan tim pabrikan.

GP Emilia Romagna, 22-24 Oktober, menghadirkan kesempatan baik bagi Dovi serta Petronas SRT untuk mengevaluasi progres yang telah mereka capai sepanjang satu bulan pertama menjalin bekerja sama.

Sang pembalap menyadari hal ini dan merasa yakin dirinya telah membuat langkah maju yang signifikan, karena itu ia bisa mendapatkan beberapa jawaban menarik pada akhir pekan GP Emilia Romagna.

Baca Juga:

Namun Andrea Dovizioso juga selalu dikenal sebagai pembalap yang sangat realistis. Jadi, runner-up tiga kali MotoGP (2017-2019) tersebut tak ingin memberikan pernyataan yang berlebihan. Apalagi motornya saat ini bukan spek terbaik di grid.

“Saya pikir akan sangat sulit menjadi cukup kompetitif untuk masuk 10 besar, tetapi peningkatan yang telah kami buat sejak balapan Misano pertama sangat besar. Saya sangat senang tentang itu,” ujar Dovi dalam rilis Petronas SRT.

“Setelah pengalaman bagus dalam balapan tersebut (GP San Marino) dan di Amerika, saya tidak sabar kembali ke Misano. Akhir pekan ini menjadi kesempatan bagus untuk membandingkan motor dan posisi kami sekarang dengan sebulan yang lalu di trek yang sama, meski kondisinya mungkin berbeda.

“Saya kira ini akan membantu saya dapat menjadi lebih cepat dan saya bertujuan berada di dalam grup. Saya benar-benar menantikan untuk tampil lebih baik dan bertarung dengan pembalap-pembalap lain.”

Pada race debut dengan Petronas SRT dalam GP San Marino, Dovizioso start dari grid ke-24 dan finis P21. Kemudian pada GP Amerika, sang pembalap memulai dari posisi 14 dan menyelesaikan lomba di urutan ke-13.

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha SRT

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
FIM Beri Pelatihan bagi Petugas Medis WSBK Indonesia
Artikel sebelumnya

FIM Beri Pelatihan bagi Petugas Medis WSBK Indonesia

Artikel berikutnya

Skenario Fabio Quartararo Juara Dunia MotoGP 2021

Skenario Fabio Quartararo Juara Dunia MotoGP 2021
Muat komentar