Racing Suit Alpinestars dan Dainese Terbanyak Dipakai di MotoGP

Kasus turunnya ritsleting racing suit Fabio Quartararo di GP Catalunya, pekan lalu, membuat perhatian publik tertuju pada Alpinestars selaku pemasoknya.

Racing Suit Alpinestars dan Dainese Terbanyak Dipakai di MotoGP

Kasus yang dialami pimpinan klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), di GP Catalunya, Spanyol, memang cukup unik sekaligus menarik perhatian.

Hanya empat lap sebelum lomba di Circuit de Barcelona-Catalunya itu berakhir (24 lap), ritsleting overall balap (racing suit) milik pembalap Prancis itu turun. Akibatnya, penutup dada Quartararo pun lepas.

Insiden tersebut membuat Quartararo dipenalti tiga detik akibat melanggar Artikel 2.4.5.2 alias berlomba dengan racing suit yang tidak dipakai dengan sempurna. Sebelumnya, Quartararo sudah dihukum tiga detik akibat memotong jalur antara Tikungan 1 dan 2.

Baca Juga:

Akibat hukuman ganda tersebut, hasil finis Quartararo turun dua posisi sekaligus dari keempat menjadi keenam. Beruntung ia masih mampu memimpin klasemen usai balapan ketujuh MotoGP 2021 ini.

Alpinestars kini tengah melakukan investigasi mendalam meskipn pada penyelidikan awal mereka tidak menemukan kerusakan maupun malfunction pada racing suit Quartararo.

Namun begitu, insiden Quartararo tak pelak menarik publik untuk mengetahui seperti apa komposisi pabrikan pembuat racing suit di MotoGP. Musim ini, ada enam produsen racing suit yang dipakai 22 pembalap.

Polesitter GP Catalunya Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing, Jack Miller, Ducati Team, dan Johann Zarco, Pramac Racing, menggunakan racing suit berbeda di MotoGP 2021.

Polesitter GP Catalunya Fabio Quartararo, Yamaha Factory Racing, Jack Miller, Ducati Team, dan Johann Zarco, Pramac Racing, menggunakan racing suit berbeda di MotoGP 2021.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Alpinestars tercatat digunakan delapan pembalap di MotoGP. Selain Quartararo, masih ada Marc Marquez (Repsol Honda), Alex Marquez (LCR Honda Castrol), Alex Rins (Suzuki Ecstar), Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo), Jorge Martin (Pramac Racing), Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP), dan Dani Pedrosa (test rider KTM).

Dainese juga dipakai delapan pembalap di MotoGP. Didirikan oleh Lino Dainese pada era 1970-an, pabrikan asal Molvena, Vicenza, Italia, itu memiliki ikon bintang MotoGP, Valentino Rossi.

Kabarnya, juara dunia MotoGP tujuh kali (2001-2005, 2008, 2009) yang musim ini membela Petronas Yamaha SRT itu dibayar 1,7 juta euro per tahun. Selain Rossi, ada tujuh pembalap lain yang memakai Dainese di MotoGP tahun ini.

Mereka adalah Stefan Bradl (penguji Honda), juara dunia MotoGP 2020 Joan Mir (Suzuki Ecstar), Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT), Luca Marini (SKY VR46 Avintia), Pol Espargaro (Repsol Honda), Jack Miller (Ducati Lenovo), dan Lorenzo Savadori (Aprilia Racing Team Gresini).

Pada 11 September 2015, Dainese yang juga pioner kantung udara merayakan berfungsinya airbag ke-1.000 di racing suit. Mulai 2028 nanti, pembalap dari seluruh tiga kategori (Moto3, Moto2, dan MotoGP) wajib menggunakan racing suit kulit dengan airbag.

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing, memilih racing suit merek Ixon untuk MotoGP musim ini.

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing, memilih racing suit merek Ixon untuk MotoGP musim ini.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Saat ini, sejumlah pabrikan pembuat racing suit kecil yang belum mampu mengembangkan sendiri sistem airbag, terpaksa membelinya dari kompetitor.

Merek asal Swiss, IXS, misalnya, yang membeli dari Dainese. Hal yang sama dilakukan juga oleh Mugen (tidak turun di MotoGP) dan Furygan.  

Tercatat empat pembalap hanya sendiri memakai sebuah merek racing suit. Johann Zarco (Pramac Racing) mempercayai pabrikan asal Prancis, Furygan. Danilo Petrucci (Tech3 KTM Factory Racing) mengandalkan Revit dan rekan setimnya, Iker Lecuona memilih Bering.

Produsen asal Prancis lainnya, Ixon, dipercaya oleh Brad Binder dan Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing), Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini).

dibagikan
komentar
Dall’Igna Bicara soal Ducati MotoGP dan WSBK

Artikel sebelumnya

Dall’Igna Bicara soal Ducati MotoGP dan WSBK

Artikel berikutnya

Jorge Martin Ungkap Sensasi Comeback di MotoGP Catalunya

Jorge Martin Ungkap Sensasi Comeback di MotoGP Catalunya
Muat komentar