Red Bull Ring Selalu Munculkan Kejutan di Setiap Lomba MotoGP

Dari delapan kali Sirkuit Red Bull Ring, Austria, menggelar seri Kejuaraan Dunia Balap Motor sejak 2016, kejutan selalu muncul di kategori tertinggi, MotoGP.

Red Bull Ring Selalu Munculkan Kejutan di Setiap Lomba MotoGP

Setelah menjadi tuan rumah 1996 dan 1997, Sirkuit Red Bull Ring di Spielberg absen cukup lama menggelar GP Austria. Mereka baru kembali masuk kalender Kejuaraan Dunia Balap Motor pada 2016.

Sejak saat 2016, Red Bull Ring tidak pernah lagi absen menjadi tuan rumah balap motor. Total, delapan kali sudah trek sepanjang 4,318 km itu menggelar GP Austria, dan dua kali GP Styria pada 2020 dan 2021.

Tahun ini, Red Bull Ring hanya menggelar GP Austria pada akhir pekan kni (19-21/8/2022). Namun, seperti sudah menjadi tradisi, kejutan diyakini akan muncul.

Baca Juga:

Persaingan sengit antara Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP), Aleix Espargaro (Aprilia Racing), dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) menjadi salah satu faktor bakal munculnya keejutan.

Fakta bila sejak 2016, hanya Ducati dan KTM yang mampu memenangi lomba kelas MotoGP di Red Bull Ring, juga menantang bagi pabrikan lain seperti Yamaha dan Aprilia.

Berikut kejutan-kejutan yang terjadi di setiap gelaran MotoGP di Red Bull Ring sejak 2016.

GP Austria 2016 – Andrea Iannone Pimpin Ducati Finis 1-2

Pemenang GP Austria 2016 Andrea Iannone, Ducati Team dan peraih podium kedua Andrea Dovizioso, Ducati Team, berselebrasi usai finis.

Pemenang GP Austria 2016 Andrea Iannone, Ducati Team dan peraih podium kedua Andrea Dovizioso, Ducati Team, berselebrasi usai finis.

Foto oleh: Toni Börner

Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso finis 1-2 di Red Bull Ring pada GP Austria 2016. Itulah kemenangan pertama bagi Iannone sejak Moto2 Italia 2012.

Sukses Iannone – yang juga merebut pole position dan fastest lap GP Austria 2016 – itu juga mengakhiri penantian panjang Ducati setelah sebelumnya terakhir menang lewat Casey Stoner di GP Australia 2010.

Hasil tersebut juga menjadi finis 1-2 pertama bagi Ducati sejak GP Australia 2007, dan juga kemenangan pertama pabrikan selain Honda atau Yamaha sejak GP Australia 2010.

GP Austria 2017 – Andrea Dovizioso Bungkam Marc Marquez

Start dari grid kedua, Andrea Dovizioso berduel sengit dengan Marc Marquez (Repsol Honda) sepanjang 28 lap. Dovizioso menjadi yang terbaik setelah menundukkan Marquez yang mencoba melakukan overtake sangat berani di tikungan terakhir.

Itu menjadi kemenagan ketiga bagi Dovi pada MotoGP 2017 (total, ia enam kali menang pada musim tersebut) yang harus diakhirinya di posisi runner-up di bawah The Baby Alien.

GP Austria 2018 – Kemenangan dan Finis Podium Terakhir Jorge Lorenzo

Polesitter Jorge Lorenzo, Team Ducati

Polesitter Jorge Lorenzo, Team Ducati

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Jorge Lorenzo merebut kemenangan terakhirnya setelah berduel sengit dengan Marc Marquez pada lap terakhir, dalam sebuah duel head-to-head yang menegangkan.

Menariknya, itu juga menjadi finis podium terakhir bagi juara dunia MotoGP tiga kali (2010, 2012, 2015) tersebut. Pada musim 2019, Lorenzo pindah ke Repsol Honda dan menjadi rekan setim Marquez. Tetapi, ia tidak mampu berkembang dan akhirnya mundur.

GP Austria 2019 – Performa Terbaik Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team, Marc Marquez, Repsol Honda Team

Foto oleh: MotoGP

Start dari grid ketiga, Andrea Dovizioso sempat tertinggal jauh dari Marc Marquez, pole-sitter yang start sempurna. Setelah duel sengit melawan Marquez, Dovi akhirnya mampu memenangi GP Austria secara dramatis.

Sayang, itu juga menjadi kemenangan terakhir dari total dua yang mampu direbut Dovi pada musim tersebut. Akhirnya, ia kembali harus puas finis runner-up untuk kali ketiga beruntun pada akhir musim 2019. Itu juga menjadi musim terbaik terakhir bagi Dovizioso.

GP Austria 2020 – Kemenangan Terakhir Andrea Dovizioso

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Andrea Dovizioso, Ducati Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Lomba seharusnya berlangsung dalam 28 lap. Tetapi red flag yang muncul setelah 8 lap lomba akibat kecelakaan hebat yang melibatkan Johann Zarco (Avintia Racing) dan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Balapan kemudian distart ulang untuk 20 lap dengan posisi start ditentukan dari posisi terakhir lap 8. Andrea Dovizioso berhasil memenangi lomba. Namun, itu sekaligus menjadi kemenangan terakhir Dovi di MotoGP.

GP Styria 2020 – Kemenangan Bersejarah Miguel Oliveira

Miguel Oliveira, Red Bull KTM Tech 3

Miguel Oliveira, Red Bull KTM Tech 3

Foto oleh: MotoGP

Pandemi Covid-19 membuat jumlah balapan MotoGP dikurangi. Red Bull Ring pun menjadi tuan rumah MotoGP secara beruntun. Setelah GP Austria menjadi balapan keempat, GP Styria menyusul berikutnya.

Akhir balapan berlangsung dramatis. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Tech 3) berhasil memenangi duel melawan Jack Miller (Pramac Racing) dan Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing) di tikungan terakhir.

Itu menjadi kemenangan pertama Tech3 di MotoGP. Oliveira juga menjadi pembalap Portugal pertama yang memenangi Grand Prix kelas premier. Kemenangan Oliveira juga mengakhiri kemenangan lima beruntun Ducati di Red Bull Ring saat itu.

GP Styria 2021 – Sukses Perdana Jorge Martin

Jorge Martin, Pramac Racing

Jorge Martin, Pramac Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Balapan seharusnya berlangsung 28 lap. Namun, red flag akibat kecelakaan di lap ketiga yang meibatkan Dani Pedrosa (KTM) dan Lorenzo Savadori (Aprilia) membuat start harus diulang.

Saat start diulang dan lomba dikurangi menjadi hanya 27 lap, Jorge Martin (Pramac Racing) yang juga pole-sitter berhasil merebut kemenangan. Itu menjadi kemenangan pertama juara dunia Moto3 2018 itu di kelas premier.

Hebatnya, Martin merebut kemenangan pertamanya di MotoGP pada musim perdananya di kelas premier tersebut. Akhir pekan ini, Martin akan berusaha merebut kemenangan keduanya di MotoGP.

GP Austria 2021 – Pertaruhan Brad Binder Berbuah Manis

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing

Brad Binder, Red Bull KTM Factory Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) yang start dari grid 10 berhasil memenangi lomba dengan dramatis. Saat lomba memasuki lap 8, hujan mulai turun. Tetapi, kondisi belum mampu memaksa pembalap melakukan pergantian motor.

Namun sekira lap 22, hujan mulai deras di semua area sirkuit. Satu per satu pembalap mulai masuk pit untuk mengganti motor karena durasi lomba tidak berubah, 28 lap.

Tetapi, dengan berani, Brad Binder tidak mengganti KTM RC-16 andalannya dan tetap memakai ban kering meskipun lintasan basah. Pertaruhan pembalap Afrika Selatan itu berbuah manis. Ia mampu merebut kemenangan keduanya di MotoGP (setelah GP Rep. Ceko 2020) di GP Austria 2021.   

  

Polesitter Jorge Lorenzo, Team Ducati

Polesitter Jorge Lorenzo, Team Ducati

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Komparasi 3 Kandidat Juara Dunia MotoGP di Red Bull Ring
Artikel sebelumnya

Komparasi 3 Kandidat Juara Dunia MotoGP di Red Bull Ring

Artikel berikutnya

Dianggap Membosankan, FP4 MotoGP Ternyata Cukup Penting

Dianggap Membosankan, FP4 MotoGP Ternyata Cukup Penting