Rossi Jelaskan Problemnya di Qatar

Waktu lap Valentino Rossi sangat buruk dalam dua hari tes resmi MotoGP 2021 di Losail, Qatar, yang tuntas Minggu (7/3/2021) malam. Ia pun mengungkapkan sejumlah masalah.

Rossi Jelaskan Problemnya di Qatar

Valentino Rossi yang musim ini memperkuat tim satelit Petronas Yamaha Sepang Racing Team (PYSRT) benar-benar tidak mampu berbuat banyak dalam dua hari tes resmi di Sirkuit Losail, Qatar, Sabtu dan Minggu (6-7/3/2021).

Pada hari pertama, Rossi menempati P14 setelah mencatat waktu lap 1 menit 55,544 detik Ia terpaut 0,897 detik dari pembalap tercepat, Aleix Espargaro (Aprilia Racing Team Gresini).

Minggu malam, waktu lap juara dunia MotoGP tujuh kali (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, 2009) itu memburuk dan finis P20. Rossi mencatat waktu lap 1:55,708 menit dan terpaut 1,768 detik dari pembalap tercepat, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP).

“Saya kesulitan berakselerasi karena grip ban belakang sangat kurang. Kini kami punya waktu dua hari untuk mengevaluasi data agar siap dan kompetitif untuk tes berikutnya,” ucap Rossi tentang tes resmi kedua, juga di Qatar, pada Rabu-Jumat (10-12/3/2021).

“Sepertinya, kami harus mengubah distribusi berat agar lebih mudah saat keluar tikungan,” kata Rossi yang turun dengan Yamaha YZR-M1 spesifikasi pabrikan.

Saat disinggung apakah bakal mengalami masalah serupa dengan musim lalu, pembalap asal Italia, 42 tahun, itu menyebut belum tahu. “Sulit dikatakan. Saya merasakan M1 ini berubah-ubah setiap saat kala dikendarai,” tuturnya.

Baca Juga:

Buruknya performa Rossi juga bisa dilihat dari posisinya yang berada di bawah tiga pembalap debutan yang semuanya memakai Ducati Desmosedici.

Pada hari kedua tes, Enea Bastianini (Avintia Esponsorama Racing) berada di P16 lantas Luca Marini (Sky VR46 Avintia Team) di P18, dan Jorge Martin (Pramac Racing) masuk di P19. Namun untuk waktu kombinasi (tes Sabtu dan Minggu) Rossi berada di P19.

Rossi – yang akan menjalani musim ke-26 di Kejuaraan Dunia Balap Motor – juga menjelaskan bila dirinya sama sekali tidak nyaman di atas M1, utamanya pada hari kedua tes. Ia juga tidak mencoba memaksimalkan kemampuan motor saat memakai ban lunak.

“Namun itu bukan masalah utama mengapa saya tidak mampu cepat. Yang pasti, kami harus melihat data untuk melihat peluang mencoba cara dan teknik lain pada tes berikutnya,” ucap pemenang 115 lomba dari seluruh kelas (89 di antaranya di MotoGP) itu.

Belum lama ini, Massimo Meregalli selaku Direktur Tim Monster Energy Yamaha MotoGP menjelaskan Yamaha Jepang akan mengombinasikan aspek terbaik sasis M1 2019 milik Franco Morbidelli (PYSRT) dengan rangka M1 2020.

“Kami mencoba kedua sasis itu lagi. Namun saat akhir tes, saya menilai rasanya sangat mirip motor musim lalu, sama sekali tidak mirip rangka M1 2019, mungkin rasanya di tengah-tengah,” tutur Valentino Rossi.

“Saat saya kendarai, rasanya sangat mirip dengan M1 2020. Kami berharap kondisi motor lebih baik saat kami mencoba beberapa komponen baru pada tes resmi kedua nanti.”

 

dibagikan
komentar
Kecepatan Aprilia RS-GP Tak Bisa Diremehkan

Artikel sebelumnya

Kecepatan Aprilia RS-GP Tak Bisa Diremehkan

Artikel berikutnya

Bukan Rossi, Ini Penasihat Teknik Andalan Marini

Bukan Rossi, Ini Penasihat Teknik Andalan Marini
Muat komentar