Gus Greensmith Yakin Rally1 Hybrid Lebih Cepat dari Pendahulunya

Pereli M-Sport Gus Greensmith percaya Rally1 hybrid bisa melaju lebih cepat dari mobil WRC generasi sebelumnya.

Mulai musim depan, Kejuaraan Reli Dunia (WRC) akan menerapkan regulasi mesin baru, di mana mobil kelas utama, yakni Rally1, akan dipasangkan mesin hibrida.

Mesin 1.6-liter turbocharged akan dikombinasikan dengan unit elektrik berkekuatan 100kW.

Penambahan unit elektrik ini membuat mobil Rally1 diperkirakan lebih berat dari generasi sebelumnya.

Namun, dengan tambahan daya listrik, kekuatan mobil bisa mencapai 500 tenaga kuda (hp) saat melaju di beberapa Special Stages (SS).

Pun begitu, tetap saja banyak yang mengira mobil akan melaju lebih lambat karena bobot meningkat. Rally1 hybrid pun mendapatkan kritik, tidak hanya dari penggemar namun dari pereli dan kru tim peserta.

Tetapi, setelah melakukan uji coba dalam beberapa bulan terakhir, pandangan mengenai Rally1 hybrid akan lebih lambat dari pendahulunya mulai berubah.

Baca Juga:

Begitu juga dengan pendapat Gus Greensmith yang menegaskan bahwa mobil terbaru WRC bisa melaju lebih cepat dibandingkan dengan generasi yang lama.

"Ini adalah proyek yang sangat menarik. Semuanya berjalan lancar dan saya pikir mobil generasi sekarang adalah generasi yang unik," ungkap pereli M-Sport tersebut.

"Awalnya banyak respons negatif terkait mobil ini. Tapi saya rasa mobil ini bisa melaju lebih cepat dari yang kami kemudikan musim lalu. Ada banyak peningkatan yang dipasang ke mobil baru.

"Sementara mobil yang kami kendarai musim lalu itu diproduksi pada 2017, jadi sudah lima musim kami menggunakannya. Memang sudah saatnya ada pembaruan dari segi teknologi dan aero.

"Semua orang juga sudah melihat videonya di internet. Kami telah menguji (Ford) Puma dan saya rasa hasilnya cukup memuaskan."

Gus Greensmith, Ford Puma Rally1

Gus Greensmith, Ford Puma Rally1

Foto oleh: Denis Baudron

Ya, Greensmith menjadi salah satu pereli yang telah menguji coba Puma Hybrid Rally1. Selain Greensmith, ada Craig Breen, Adrien Fourmaux dan Sebastien Loeb, yang telah resmi memperkuat M-Sport.

Pereli asal Inggris itu pun sudah tidak sabar ingin segera memulai WRC 2022, yang diawali dengan Reli Monte Carlo pada 20-23 Januari mendatang.

"Saya sudah tidak sabar ingin segera memulai musim depan. Saya sudah lebih dari siap mengendarai Puma," tuturnya.

"Kita semua tahu M-Sport bisa membuat mobil yang solid. Mereka juga mendapatkan dukungan teknis yang luar biasa dari Ford dan Ford Performance. Saya pun optimistis bisa raih hasil terbaik.

"Kami hanya tinggal tampil konsisten musim depan. Saya senang dengan peningkatan reliabilitas mobil, tapi kami harus bisa stabil, karena kami ingin memperlihatkan kecepatan yang lebih baik dari musim lalu."

dibagikan
komentar
Minus Sebastien Ogier, Elfyn Evans Prediksi WRC 2022 Bakal Sengit
Artikel sebelumnya

Minus Sebastien Ogier, Elfyn Evans Prediksi WRC 2022 Bakal Sengit

Artikel berikutnya

Kalle Rovanpera Akan Hadapi Ekspektasi Lebih Besar

Kalle Rovanpera Akan Hadapi Ekspektasi Lebih Besar
Muat komentar