Galang Hendra Bidik 10 Besar di WSSP Indonesia

Galang Hendra Pratama antusias menatap World Supersport (WSSP) Indonesia yang dilangsungkan, di Sirkuit Mandalika, 19-21 November 2021. Dukungan publik tanah air menjadi sumber motivasi untuk finis 10 besar.

Galang Hendra Bidik 10 Besar di WSSP Indonesia

Pembalap Ten Kate Racing tersebut datang ke Mandalika sebagai penghuni peringkat ke-21 dalam klasemen WSSP 2021. Ia hanya mengumpulkan 24 poin.

Cedera dan crash merupakan hambatan terbesar musim ini. Bahkan, ia tak bisa tampil di WSBK Argentina karena masalah visa sehingga urung menambah tabungan poin.

Satu-satunya harapan tinggal di Mandalika, yang jadi tuan rumah seri penutup musim ini. Galang ingin mempersembahkan pencapaian terbaiknya.

Finis paling optimal rider asal Yogyakarta tersebut pada Race 2 WSSP Spanyol. Dalam partai pembuka musim itu, ia berhasil meraih posisi ke-10.

Pekan ini, Galang Hendra ingin mengulang prestasi tersebut di Sirkuit Mandalika. Ini akan jadi hadiah perpisahan dengan Ten Kate Racing.

Keinginan itu mungkin saja diwujudkan. Apalagi semua pembalap masih buta terhadap medan baru tersebut.

“Saya sudah menantikan balapan ini sejak awal musim. Pada akhirnya, saya punya balapan di kandang. Saya sangat bangga mewakili negara di Kejuaraan Dunia, yang digelar di Indonesia,” ujarnya dikutip dari situs resmi Ten Kate Racing.

“Saya belum pernah berkendara di Pertamina Mandalika International Street Circuit sebelumnya. Segalanya baru bagi semua pembalap dan itu akan menantang.

“Tujuan saya masih sama. Saya bakal menjaga fokus secara penuh. Saya merasa lebih kuat secara mental dan saya siap. Saya akan melakukan yang terbaik dan mengupayakan segala cara agar bisa masuk 10 besar dalam balapan di kandang.”

Baca Juga:

Manajer Ten Kate Racing, Kervin Bos, mengungkapkan bahwa tim berusaha keras agar Galang mendapat prestasi optimal.

“Kami memulai ronde Indonesia dengan sangat bangga karena kami sudah mengamankan titel juara dunia dengan Dominique Aegerter. Juga menyenangkan karena Galang kembali ke tim dalam balapan kandang,” katanya.

“Itu akan jadi balapan terakhirnya untuk Ten Kate Racing Yamaha. Kami akan melakukan segalanya agar menutup musim dengan catatan positif. Kami siap bertarung di trek baru.”

Rekan setim Galang, Dominique Aegerter sudah menyegel gelar juara dunia WSSP. Jadi pembalap Swiss tersebut tak merasakan tekanan apa pun.

Kendati demikian, ia tetap ingin mengukir sejarah sebagai pemenang WSSP Indonesia pertama.

“Saya tak sabar melakoni balapan terakhir musim ini, sebagai juara dunia dengan Yamaha R6 milik Ten Kate Racing. Saya bersenang-senang setelah putaran Argentina. Kami merayakan gelar, banyak momen dengan media, dan saya punya waktu untuk bersantai,” rider yang dipertahankan Ten Kate untuk WSSP 2022 itu mengungkapkan.

“Sekarang kami berada di Indonesia. Sirkuit baru untuk semua. Akhir pekan balapan ini, saya tidak merasa tekanan apa pun. Target tetap podium dan lebih baik lagi kalau bisa menang. Saya ingin menyapa para penggemar Indonesia dan tampil hebat dalam dua balapan untuk mereka.”

Leonardo Taccini, Orelac Racing VerdNatura, Kevin Manfredi, Altogo Racing Team, Galang Hendra Pratama, Ten Kate Racing Yamaha Dutch WorldSSP race1, July 24 2021

Leonardo Taccini, Orelac Racing VerdNatura, Kevin Manfredi, Altogo Racing Team, Galang Hendra Pratama, Ten Kate Racing Yamaha Dutch WorldSSP race1, July 24 2021

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Toprak Razgatlioglu Ungkap Taktik untuk Mandalika
Artikel sebelumnya

Toprak Razgatlioglu Ungkap Taktik untuk Mandalika

Artikel berikutnya

Siap Habis-habisan, Jonathan Rea Penasaran Jajal Sirkuit Mandalika

Siap Habis-habisan, Jonathan Rea Penasaran Jajal Sirkuit Mandalika
Muat komentar