Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Fokus Debut Reli Dakar, Kris Meeke Lupakan WRC

Menjelang debutnya pada Reli Dakar, Kris Meeke mengakui bahwa kariernya dalam World Rally Championship (WRC) telah berakhir. Kini, ia siap untuk tantangan baru.

Kris Meeke, Toyota Gazoo Racing

Meeke yang telah mengikuti 104 reli itu meninggalkan WRC setelah musim 2019. Pereli asal Irlandia Utara tersebut kehilangan posisinya di Tim Toyota Gazoo Racing.

Sepanjang 17 tahun berkarier dalam WRC, Kris Meeke sukses memenangi lima ajang reli dan meraih 13 podium. Posisi terbaiknya adalah peringkat kelima pada 2015.

Namun, sekarang, pria 41 tahun ini tengah bersiap untuk menjalani debut dalam Dakar yang akan bergulir kurang dari tiga pekan, 3-15 Januari 2021, di Arab Saudi.

Baca Juga:

Pada Reli Dakar 2021, Meeke bakal memperkuat Tim PH-Sport dan turun dalam kategori SSV atau UTV bersama co-driver kebangsaan Belanda, Wouter Rosegaar.

"Saya tidak mengejar apa pun lagi. Saya berusia 41 tahun, oleh karena itu saya kira sudah waktunya untuk pindah," ujar Meeke soal kariernya di WRC kepada BBC.

"Tentu saja, jika seseorang menghubungi dan berkata, 'Apakah Anda ingin kembali?' Saya pasti akan mempertimbangkannya. Namun saya tidak mengharapkan itu."

Pereli PH Sport Kris Meeke, dan navigatornya, Wouter Rosegaar, saat menguji PH Sport Zypher T3 yang akan digunakan dalam Dakar 2021.

Pereli PH Sport Kris Meeke, dan navigatornya, Wouter Rosegaar, saat menguji PH Sport Zypher T3 yang akan digunakan dalam Dakar 2021.

Foto oleh: Kris Meeke

Melihat lagi semua pencapaiannya dalam WRC, Meeke mengaku sudah puas. Memang masih ada yang kurang, yakni gelar juara dunia. Tetapi itu bukan hal yang mudah diraih.

"Jika Anda melihat statistiknya, hanya tiga pereli yang mampu meraih titel dalam 17 tahun terakhir: (Sebastien Loeb, Sebastien Ogier, dan Ott Tanak)," kata Meeke.

"Saat masih kecil atau remaha, saya tak pernah membayangkan bisa mengemudikan mobil dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC). Namun saya berhasil sampai di sana."

"Memenangi lima reli dan beberapa podium. Saya pun tidak tampil penuh dalam semusim sampai usia 35 tahun. Jelas itu pengalaman yang tak ternilai," ia menambahkan.

Pereli Kris Meeke dan co-driver Sebastian Marshall, tampil dalam Reli Catalunya 2019 ketika masih memperkuat Tim Toyota Gazoo Racing.

Pereli Kris Meeke dan co-driver Sebastian Marshall, tampil dalam Reli Catalunya 2019 ketika masih memperkuat Tim Toyota Gazoo Racing.

Foto oleh: Toyota Racing

Pengalaman tersebut tentu saja bakal digunakan Meeke untuk bisa membantunya tampil maksimal dalam Reli Dakar 2021. Ia sangat antusias membuktikan kapasitasnya.

"Saya tipikal orang yang jika sudah berkomitmen pada sesuatu, maka akan memberikan semuanya. Jadi saya hanya fokus untuk Dakar," Meeke menuturkan.

"Saat ini, karena pandemi Covid-19, tak memungkinkan untuk membuat rencana jangka panjang. Karena itu, Dakar adalah prioritas. Setelahnya saya belum tahu."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Honda Pasang Target Besar di Dakar 2021
Artikel berikutnya Laia Sanz Minim Persiapan Hadapi Reli Dakar

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia