Michael Schumacher Berjuang dengan Konsekuensi Kecelakaannya

Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Jean Todt, selalu memberi kabar tentang perkembangan pemulihan Michael Schumacher. Legenda F1 itu bertahan tapi menanggung efek dari kecelakaannya.

Michael Schumacher Berjuang dengan Konsekuensi Kecelakaannya

Sebagai sahabat keluarga Schumacher, eks bos tim Ferrari itu kerap meluangkan waktu untuk mengunjungi mereka. Ia pun terus berkomunikasi untuk memantau kondisi juara dunia F1 tujuh kali tersebut.

Schumacher seolah hilang ditelan bumi setelah mengalami kecelakaan saat ski, akhir Desember tujuh tahun silam. Cedera yang parah, bahkan membuatnya jatuh koma, memerlukan intervensi medis serius. Sejak saat itu, ia tak pernah terlihat di muka publik sehingga mengundang tanya para penggemar.

Kepada Bild, Todt memberitahu bahwa keadaan Schumacher lebih baik meski konsekuensi dari kecelakaan tidak bisa dihindari. Belum jelas apa maksud konsekuensi itu. Ia memuji kesigapan istri Schumi, Corinna, dan tim dokter yang selalu siaga.

“Sejak kecelakaan saat ski, saya banyak meluangkan waktu untuk istrinya, Corinna. Dia wanita hebat yang tahu bagaimana memimpin keluarga,” tuturnya.

“Corinna tidak pernah mengharapkan hal seperti ini, tapi sayang sekali, itu terjadi. Dia tak punya pilihan. Terima kasih kepada pekerjaan para dokter dan bantuan dari Corinna, yang ingin Michael bertahan hidup.

“Dia tetap hidup tapi dengan konsekuensi. Sekarang, ia sedang berjuang dengan berbagai konsekuensi itu. Kami harap segala hal akan berkembang perlahan tapi tak terelakkan.”

Baca Juga:

 

Pria Jerman itu dirawat cukup lama di sebuah klinik di Swiss, sebelum pulang ke rumah. Rumor muncul bahwa ia dan keluarganya sekarang pindah ke Mallorca.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi terkait kabar tersebut dari orang-orang terdekatnya. Segala sesuatu seputar kondisi Schumacher dirahasiakan oleh keluarga, sahabat maupun manajernya Sabine Kehm.

Dalam kesempatan tersebut, Todt menunjukkan kasih sayang kepada Mick Schumacher, yang sudah dianggapnya seperti putra sendiri.

“Mick adalah seseorang yang selalu menempati posisi istimewa dalam hati saya dan istri saya, Michelle,” Todt menandaskan.

Dukungan sangat diperlukan pemuda 22 tahun tersebut pada tahun perdana di Formula 1 bersama Haas. Hingga paruh pertama berakhir, ia belum pernah mendulang poin, meski selalu finis.

Penampilan juara Formula 2 2020 tersebut cukup menjanjikan dalam gelaran GP Hungaria, meski ada sedikit keberuntungan karena beberapa pembalap di depannya alami tabrakan karambol.

Jean Todt, Presiden FIA, dan Mick Schumacher, Haas F1, di grid

Jean Todt, Presiden FIA, dan Mick Schumacher, Haas F1, di grid

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Drive to Survive Bangkitkan Mental Esteban Ocon

Artikel sebelumnya

Drive to Survive Bangkitkan Mental Esteban Ocon

Artikel berikutnya

Pindah ke Italia Dongkrak Kinerja Yuki Tsunoda

Pindah ke Italia Dongkrak Kinerja Yuki Tsunoda
Muat komentar