Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Nasib Buruk Nikita Mazepin Masih Berlanjut

Kepolisian Italia belum lama ini menyita sebuah kompleks real estat di Sardinia senilai lebih dari 100 juta euro dimiliki oleh mantan pembalap Haas F1 itu dan ayahnya.

Nikita Mazepin, Haas F1

Seperti dikutip dari kantor berita Spanyol, EFE, Kepolisian Italia dikabarkan telah menyita kompleks real estat elite di Sardinia milik mantan pembalap Tim Haas F1 Nikita Mazepin dan ayahnya yang merupakan miliuner asal Rusia.

Seorang sumber dari Pemerintah Italia mengungkapkan bila harga real estat milik Mazepin dan ayahnya itu ditaksir lebih dari 100 juta euro (sekira Rp1,56 triliun).

“Sebagai tindakan preventif, pihak berwenang telah memerintahkan bila kompleks real estat mewah milik Dmitry Arkadievich Mazepin dan putranya Nikita Dmitrievich Mazepin, yang dikenal dengan nama Rocky Ram, telah disita,” demikian keterangan sumber tersebut.

Operasi penyitaan kompleks berbentuk vila mewah yang terletak di Porto Cervo, sebelah utara Sardinia, Italia itu dilakukan oleh Guardia di Finanza (polisi khusus pajak dan fiskal).

Tindakan ini diambil pihak berwenang Italia karena kedekatan Dmitry Mazepin dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga:

Seperti diketahui, usai invasi Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari lalu, Uni Eropa langsung menjatuhkan sanksi. Penyitaan vila mewah miliki keluarga Mazepin ini masih merupakan bagian dari sanksi tersebut.

Dalam beberapa pekan terakhir, Kepolisian Italia telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik miliuner asal Rusia di negara tersebut. Total nilai harta yang disita tidak main-main, lebih dari 900 juta euro (Rp14,08 triliun).

Di antara aset pebisnis top Rusia yang disita adalah sebuah kapal pesiar mewah (yacht) milik miliuner Andrey Igorevich Melnichenko yang ditaksir bernilai lebih dari 500 juta euro (Rp7,8 triliun).

Nikita Mazepin kehilangan kursi di Tim Haas F1 pada 5 Maret lalu. Tim asal Amerika Serikat (AS) tersebut memutuskan kontrak Mazepin sebagai bentuk hukuman terhadap Rusia menyusul invasi yang mereka lakukan ke Ukraina.

Tim yang berbasis di Kannapolis, Carolina Utara, AS, serta Banbury di Inggris (markas di Eropa) itu juga memutuskan kerja sama dengan Uralkali sebagai sponsor utama. Uralkali sendiri merupakan pabrik kimia besar di Rusia yang dimiliki ayah Mazepin.

Nikita Mazepin melakukan debut F1 pada 2021 bersama Haas setelah pada musim sebelumnya menempati peringkat kelima FIA Formula 2. Saat itu, ia dipasangkan bersama Mick Schumacher, juara FIA Formula 2 2020.

Turun sebanyak 22 balapan sepanjang F1 musim 2021, Nikita Mazepin belum berhasil merebut poin dan menempati peringkat ke-21 pada akhir musim tersebut. Hasil finis terbaik Mazepin pada F1 2021 lalu adalah finis P14 di GP Azerbaijan.

Sebagai pengganti Mazepin, Haas pun menunjuk mantan pembalap mereka, Kevin Magnussen, untuk mendampingi Mick Schumacher pada F1 musim 2022 ini.  

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Aston Martin Ungkap Problem Penyebab Performa Buruk
Artikel berikutnya Alpine Perlakukan Piastri seperti Pembalap Utama

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia