Tsunoda Puas dengan Hasil Tes

Pembalap AlphaTauri, Yuki Tsunoda, mengaku sangat gembira setelah menjajal AT02 untuk pertama kalinya.

Tsunoda Puas dengan Hasil Tes

Tsunoda akan menjadi pembalap asal Jepang pertama yang berkompetisi di Formula 1, sejak Kamui Kobayashi yang berlomba untuk Caterham pada 2014.

Dan untuk pertama kalinya, Tsunoda secara resmi mengemudikan AT02 dalam tes pramusim yang dimulai Jumat (12/3/2021) kemarin. Ia pun merasa antusias karena akhirnya bisa satu trek dengan para pembalap F1 lainnya.

“Saya sangat senang. Saya menikmati mengemudikan mobil sejak awal, terutama dalam kondisi yang tidak pasti,” ucapnya.

“Trek sangat berpasir dan memiliki daya cengkeram rendah. Namun untuk pertama kalinya berada di Formula 1 sangat luar biasa, merasakan batasan mobil, downforce. Saya sangat menyukainya.

“Tetapi saya memiliki beberapa masalah pada akhir sesi. Saya pikir itu ada hubungannya dengan bahan bakar, dan saya tidak bisa mengemudi dengan baik.

“Saya hanya dapat menempuh 37 lap dan saya menggunakan ban hard di sesi awal, jadi saya tidak bisa menunjukkan potensi saya sepenuhnya. Tapi performa saya bagus sebelum masalah ini terjadi.

“Sangat bagus masalah ini terjadi saat tes, bukan di balapan sungguhan. Jadi, ini awalan yang bagus bagi kami.”

Baca Juga:

Pembalap 20 tahun itu sebelumnya sudah melakukan serangkaian tes bersama AlphaTuri dengan menggunakan mobil versi 2019.

Tsunoda merasakan perbedaan besar antara mobil model lama dengan yang terbaru. Ditambah, AT02 memang dipersiapkan untuknya yang berstatus rookie.

“Interior mobil sangat nyaman. Ini pertama kalinya saya duduk di kursi karbon. Ini sedikit terasa sempit, terutama saat berada di gundukan. Tapi selebihnya tak ada masalah," tuturnya.

“Kenapa kami sering masuk garasi? Alasannya kami punya masalah dan berbagai hal yang harus diperbaiki. Kami belum bisa membenahi masalah pada mobil. Jadi, kami mengakhiri sesi dan bersiap untuk tes berikutnya.”

Pada tes Abu Dhabi yang dikhususnya untuk pembalap muda, Tsunoda menggunakan AT01. Ia pun mengaku tidak melihat perbedaan secara jelas.

“Jujur, saya tidak merasakan bedanya. Trek sangat berpasir, di sini daya cengkeram lebih rendah dibandingkan Abu Dhabi. Jadi, saya tak bisa mengatakan seberapa besar peningkatan mobil,” ujarnya.

“Tetapi saya merasa dapat mengemudi dengan lebih baik. Ban juga lebih mudah dikelola. Sulit untuk menemukan feeling terbaik dalam hal sistem kemudi.

“Saya pikir kami telah melakukan peningkatan dalam perasaan hal berkendara dan saya lebih nyaman saat memasuki tikungan. Di sisi lain, saya juga merasa power unit mengalami peningkatan besar.”

dibagikan
komentar
Ferrari Berupaya Bayar Kesalahan Musim Lalu

Artikel sebelumnya

Ferrari Berupaya Bayar Kesalahan Musim Lalu

Artikel berikutnya

Siasati Perubahan Regulasi, Alpine F1 Pasang Airbox Jumbo

Siasati Perubahan Regulasi, Alpine F1 Pasang Airbox Jumbo
Muat komentar