Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula E Diriyah E-Prix I

Format Baru Kualifikasi Formula E Lebih Menjanjikan

Formula E akan memperkenalkan format baru kualifikasi dengan sistem knock-out yang akan memberikan hasil lebih realistis yang disepakati oleh para pembalap.

Jean-Eric Vergne, DS Techeetah, DS E-Tense FE21, prepares to lead Antonio Felix Da Costa, DS Techeetah, DS E-Tense FE21, Lucas Di Grassi, Audi Sport ABT Schaeffler, Audi e-tron FE07, Edoardo Mortara, Venturi Racing, Silver Arrow 02, at the start

Sebelumnya, Formula E mengadopsi sistem grup yang ditentang sejumlah pembalap karena tidak memberikan hasil yang diinginkan.

Untuk mengatasi ini, sistem KO baru Formula E sekarang akan terdiri dari dua grup di awal, tetapi pembalap akan diizinkan untuk melakukan beberapa lap dengan penggantian ban dalam jangka waktu 10 menit.

Empat teratas dari setiap grup akan maju ke tahap “duel”, yang merupakan format turnamen sistem gugur yang pada akhirnya akan mengarah ke pertarungan terakhir untuk pole position.

Prinsipal Jaguar TCS Racing James Barclay merasa bahwa perubahan tersebut akan membuktikan bahwa Formula E tidak memerlukan perubahan aturan “buatan” untuk menciptakan balapan yang menarik.

Meski menambahkan kejuaraan harus terbuka untuk penyesuaian jika ada masalah kecil dengan format.

“Saya pikir kami akan melihat lebih banyak hasil nyata yang keluar dalam kualifikasi,” kata Barclay.

“Saya pikir kami akan menyadari kami tidak perlu membuat apa pun secara artifisial. Dan saya pikir kami memiliki olahraga lebih baik sekarang, Anda melihat kualitas pembalap, tim, teknologi dan paket yang kami miliki di trek.

“Kami melihat waktu Valencia, ada 0,2 detik yang memisahkan hampir 18 mobil. Jadi kami tidak membutuhkan sesuatu yang artifisial.

“Saya pikir olahraga sejati bukanlah tentang memiliki sesuatu yang artifisial. Jadi ini adalah langkah menuju itu, yang menurut saya penting.”

Juara bertahan, Nyck de Vries, menambahkan perubahan akan memperlihatkan konsistensi pada pembalap yang berhasil masuk ke slot grid atas, dan ingin melihat seberapa besar pendekatan tim Mercedes yang berbeda dari tim lain.

“Saya yakin itu akan memperkenalkan lebih banyak konsistensi dan stabilitas,” ujar de Vries.

“Saya jelas mendukung perubahan tetapi pada saat yang sama, kami masih perlu menemukan seberapa praktis hal itu.

“Jelas setiap orang telah melakukan pekerjaan rumah mereka untuk mempersiapkan perubahan ini, dan kami ingin tahu apa pendekatan orang lain dan filosofi mereka terhadap perubahan.”

Baca Juga:

Meski perubahan format dapat mengurangi kerumitan dalam kualifikasi untuk tim teratas, NIO 333 dan Dragon diperkirakan akan kalah dalam sistem baru ini.

Oliver Turvey dari NIO 333, dan Sergio Sette Camara dari Dragon setuju dengan pendapat itu. Tetapi Turvey menjelaskan perubahan tersebut akan merusak peluangnya dalam jangka pendek, kualifikasi baru pada akhirnya akan membuktikan keuntungan bagi kejuaraan.

“Kami harus melihat secara teori, itu akan membuat hidup lebih sulit,” kata Sette Camara.

“Hanya di atas kertas, karena trek membaik di setiap sesi. Sekarang tidak akan ada faktor itu lagi. Jadi mungkin itu tidak mengubah apa pun. Mungkin itu akan menghukum kami, tetapi saya pikir itu tidak akan membantu kami.”

Oliver Turvey, NIO 333, NIO 333 001

Oliver Turvey, NIO 333, NIO 333 001

Foto oleh: Carl Bingham / Motorsport Images

“Musim lalu, kami cukup sering bermain di grup untuk keunggulan trek sehingga permainan ada di tangan kami beberapa kali,” tutur Turvey.

“Saya pikir tahun ini akan sedikit lebih menantang di dua grup. Dan juga sesi yang lebih lama, ada lebih banyak lap bagi semua orang tidak hanya satu.

“Jadi saya pikir ini akan menjadi sedikit lebih menantang, tetapi sama halnya, saya pikir itu hal yang baik.

“Kami tidak perlu hanya mengandalkan situasi grup, saya pikir kami sebagai tim ingin mendapatkan posisi kami.

“Jika kami lolos dengan baik, kami ingin mendapatkan posisi itu. Ini akan menyenangkan.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Mereka yang Berpeluang Mencuat di Diriyah E-Prix
Artikel berikutnya Stoffel Vandoorne Sabet Pole di Kualifikasi Baru Formula E

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia