WRC
22 Feb
Event berikutnya
10 hari
Selengkapnya:

Katsuta Manfaatkan Pengalaman di Reli Arctic

Reli Arctic Finlandia merupakan lomba baru di Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2021. Salah satu pereli Toyota Gazoo Racing WRT diyakini memiliki pengalaman lebih di Lapland.

Katsuta Manfaatkan Pengalaman di Reli Arctic

Reli Arctic Finlandia akan menjadi lomba kedua WRC 2021 dan digelar pada 26-28 Februari mendatang. Lomba akan berlangsung di medan gravel bersalju tebal di hutan-hutan Lapland dengan suhu bisa menembus hingga minus 20 derajat Celsius.

Para pereli Toyota Gazoo Racing WRT diyakini bakal memiliki keuntungan menyusul pengalaman mereka turun di lomba bermedan identik di sana, Reli Arctic Lapland, dalam kurun waktu belum lama.

Takamoto Katsuta diyakini salah satu pereli Toyota yang memiliki pengalaman bagus di Reli Arctic. Katsuta finis di posisi keenam lomba pertama WRC 2021, Reli Monte Carlo, akhir bulan lalu, saat rekan setimnya, Sebastian Ogier, menang sekaligus membuat rekor.

Bagi Katsuta, medan bersalju di Rovaniemi, lokasi lomba Reli Arctic, sudah biasa dihadapinya. Bagi pereli Jepang, 27 tahun, tersebut Finlandia sudah menjadi rumah keduanya.

Finlandia adalah tempat Katsuta kali pertama berlomba reli pada 2015. Ia diawasi langsung oleh Tommi Makinen, Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT saat itu yang juga legenda reli Finlandia dan juara dunia WRC empat kali (1996, 1997, 1998, 1999).   

Sejak saat itu, Katsuta terus mengikuti program pengembangan pereli Toyota di  WRC. Selama rentang waktu itu pula Katsuta turun di Reli Arctic Lapland, lomba dengan lintasan yang hampir sama dengan yang bakal dipakai untuk Reli Arctic Finlandia.

Baca Juga:

Hasil terbaik Katsuta di Reli Arctic Lapland adalah finis ketiga pada 2018. Pelatih Katsuta yang juga mantan pereli tim pabrikan Toyota, Juho Hanninen, turun lima kali di Arctic Lapland dan memenanginya pada edisi tahun ini pada 14-16 Januari lalu.

Hanninen melihat hasil lomba Katsuta di Reli Monte Carlo lalu bisa menjadi batu loncatan untuk menatap musim penuh pertamanya di WRC.

“Saya senang dengan apa yang ditorehkan Taka. Ia memulai lomba (Monte Carlo) tanpa pengalaman turun di aspal – tes pada Desember berlangsung di salju dan ia turun dengan ban berpaku – jadi sulit baginya berlomba di hari pertama,” kata Hanninen.

“Namun saat medan berubah dan Taka kembali menggunakan ban saljunya, ia menjadi lebih percaya diri. Waktunya di setiap SS terus membaik. Ini awalan yang bagus sekaligus memudahkannya menghadapi Reli Arctic di Finlandia nanti.”

Selain skill dan kemampuan Takamoto Katsuta, Toyota juga bisa meminta masukan dari Kalle Rovanpera. Pada 2020 lalu, Kalle Rovanpera juga berhasil memenangi Reli Lapland di atas Toyota Yaris WRC, seperti yang dilakukan Juho Hanninen tahun ini.

Paling tidak Toyota bisa mendapatkan sedikit masukan data dan informasi dari pengalaman Kalle Rovanpera maupun Takamoto Katsuta di Reli Lapland untuk menghadapi Reli Arctic Finlandia nanti.

Kalle Rovanpera saat turun dan memenangi Arctic Lapland Rally 2020 di atas Toyota Yaris WRC.

Kalle Rovanpera saat turun dan memenangi Arctic Lapland Rally 2020 di atas Toyota Yaris WRC.

Foto oleh: Cornell Hache

 

dibagikan
komentar
Ogier Ingin Terlibat dalam Proyek Toyota

Artikel sebelumnya

Ogier Ingin Terlibat dalam Proyek Toyota

Artikel berikutnya

Tanak dan Neuville Jalani Reli Pemanasan di Estonia Selatan

Tanak dan Neuville Jalani Reli Pemanasan di Estonia Selatan
Muat komentar