Daftar Pembalap Incaran Team HRC bila Alvaro Bautista Pergi

Honda Racing Corporation (HRC) di World Superbike (WSBK) belum memiliki pembalap untuk 2022 usai kontrak Alvaro Bautista dan Leon Haslam habis musim ini.

Daftar Pembalap Incaran Team HRC bila Alvaro Bautista Pergi

Honda sejatinya ingin melanjutkan kerja sama dengan Alvaro Bautista untuk WSBK 2022. Namun begitu, keinginan HRC itu sepertinya sangat sulit diwujudkan. Bautista terlihat tidak mampu berkembang dalam dua tahun terakhir bersama Honda.

Ditambah, situasi saat ini yang memungkinkan Bautista untuk kembali ke tim pabrikan Ducati setelah Scott Redding memilih pergi ke BMW mulai musim depan. Bautista memang memiliki torehan apik bersama skuad Aruba.it Racing – Ducati pada debutnya di WSBK.

Pada 2019, pembalap Spanyol itu hampir menjadi juara dunia di atas Ducati Panigale V4 R usai memenangi 16 race yang 11 di antaranya dibuat beruntun di awal musim. Sayang, ia akhirnya harus puas menjadi runner-up di bawah Jonathan Rea (Kawasaki).

Tom Sykes, BMW Motorrad WorldSBK Team

Tom Sykes, BMW Motorrad WorldSBK Team

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Team HRC juga berharap Leon Haslam mau bertahan musim depan. Namun, kabarnya, pembalap 38 tahun itu mengungkapkan ingin kembali turun di negaranya, Inggris, bersama program Honda di British Superbike Championship (BSB).

“Saya ingin melanjutkan turun di WSBK,” ucap Haslam seperti dikutip Speedweek seraya menepis kabar tentang keinginannya untuk pindah.

“Saya percaya dengan proyek ini. Kami hanya tinggal terus bekerja keras. Bautista dan saya memberikan masukan yang sama untuk Honda CBR1000RR-R ini, misalnya bagaimana ia mengatasi sistem elektronik saat balapan.

“Di sisi lain, performa kami juga bisa dibilang berimbang saat balapan. Saya cukup mampu mendekati torehan Bautista, meskipun saat kalah darinya terasa lebih telak ketimbang saat saya lebih cepat darinya.”

Chaz Davies, Team GoEleven

Chaz Davies, Team GoEleven

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Honda selama ini dikenal konservatif dalam memilih pembalap. Karenanya, tidak heran bila paddock di WSBK nanti takkan terkejut bila mereka bermain aman untuk musim 2022 dengan memilih rider matang dan berpengalaman daripada pembalap muda.

Di urutan teratas dalam daftar pembalap incaran Honda saat ini ada dua ama top, juara dunia WSBK 2013 Tom Sykes (36 tahun, 34 menang race, 114 podium) dan runner-up 2015, 2017, 2018 Chaz Davies (34 tahun, 32 menang race, 99 podium).

Kedua pembalap senior WSBK yang sama-sama berasal dari Inggris tersebut menjadi rider tersukses yang masih aktif di WSBK setelah Jonathan Rea, juara dunia enam tahun terakhir (2015-2020).  

Sykes kehilangan posisi di skuad pabrikan BMW Motorrad WorldSBK Team yang dijalankan oleh Shaun Muir Racing, setelah kepastian bergabungnya Scott Redding.

Dominique Aegerter, Ten Kate Racing Yamaha, Kervin Bos.

Dominique Aegerter, Ten Kate Racing Yamaha, Kervin Bos.

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Pabrikan asal Bavaria, Jerman itu saat ini menjanjikan Sykes posisi di tim satelit. Namun, dukungan teknis dan finansial yang akan diterima Sykes jelas berbeda dibanding tim satelit. Karena itulah Sykes dikabarkan siap menerima pinangan Honda.

“Bicara Honda, semua tahu seperti apa potensi yang mereka miliki. Tentu saja saya akan mempertimbangkan jika ada tawaran dari mereka,” kata Sykes.

Menariknya, kali ini Honda juga tidak terlalu mengabaikan pembalap yang lebih muda. Di WSBK Navarra, akhir pekan lalu, pemimpin klasemen World Supersport 600 (WSSP) Dominique Aegerter (30) telah bertemu dengan Manajer Tim HRC Leon Camier.

Hal yang sama juga dilakukan peringkat ketiga WSSP, Philipp Oetll (25), yang mendapat dukungan dari sang ayah, Peter, yang juga mantan pembalap di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Iker Lecuona, KTM Tech3

Iker Lecuona, KTM Tech3

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Dari Kejuaraan Dunia MotoGP, Danilo Petrucci (31) dan Iker Lecuona (21) juga tengah mencari tim setelah dipastikan terdepak dari skuad satelit Tech3 KTM Factory Racing pada musim depan.

Petrucci diyakini lebih berpeluang bergabung ke skuad satelit Ducati di WSBK, GoEleven yang kini diperkuat Chaz Davies atau Barni Racing, daripada ke Honda.

Sementara HRC bungkam soal Lecuona, pembalap Spanyol itu kabarnya tengah didekati MIE Racing Honda dan Orelac Kawasaki. Pembalap Moto2, Xavier Vierge (24), juga dikabarkan dikait-kaitkan dengan Honda dan beberapa tim WSBK lainnya.

Akan sangat berani bagi jika Honda mengambil risiko saat memilih pembalap di WSBK. Sebagai pabrikan sepeda motor terbesar di dunia, Honda jelas butuh kesuksesan secepat mungkin di WSBK.

Xavi Vierge, Petronas Sprinta Racing

Xavi Vierge, Petronas Sprinta Racing

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Alvaro Bautista merebut podium terakhir dan satu-satunya hingga saat ini dengan Honda CBR1000RR-R pada 30 Agustus 2020 di MotoLand Aragon, Spanyol.

Adapun kemenangan terakhir Honda di WSBK dibuat mendiang Nicky Hayden pada 15 Mei 2016 saat hujan mengguyur Sirkuit Sepang, Malaysia. Sejak 6 Juli 2014 (lewat Rea), Honda belum pernah lagi memenangi race WSBK dalam kondisi trek normal (kering).

Torehan Honda di WSBK memang berbanding terbalik dengan MotoGP. Sejak WSBK resmi digelar pada 1988, Honda baru enam kali memenangi gelar juara pembalap dan itu terjadi sudah sangat lama.

Fred Merkel dua kali melakukannya pada 1988 dan 1989. Kemudian, pembalap kontroversial John Kocinski juara pada 1997. Colin Edwards merebut gelar WSBK pada 2000 dan 2002 serta terakhir James Toseland pada 2007.

Baca Juga:

 

dibagikan
komentar
Jonathan Rea Akui Yamaha Mulai Tinggalkan Kawasaki

Artikel sebelumnya

Jonathan Rea Akui Yamaha Mulai Tinggalkan Kawasaki

Artikel berikutnya

Alvaro Bautista Resmi Reuni Lagi dengan Ducati WSBK

Alvaro Bautista Resmi Reuni Lagi dengan Ducati WSBK
Muat komentar