Grosjean Akui Tak Lihat Kedatangan Kvyat

Mantan pembalap Haas Romain Grosjean menceritakan awal mula insiden mengerikan yang dialaminya pada Grand Prix Bahrain. Itu disebabkan karena ia tak melihat Daniil Kvyat yang berada di area titik buta (blind spot).

Grosjean Akui Tak Lihat Kedatangan Kvyat

Grosjean masih menjalani pemulihan pada tangan kirinya yang mengalami luka bakar akibat kecelakaan horor di Sirkuit Sakhir.

Banyak yang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi sehingga pria asa Prancis itu mengalami kecelakaan mengerikan. Jika melihat dari tayangan ulang, mobil Grosjean meluncur ke sisi kanan dan menghantam dinding dengan kecepatan tinggi.

Grosjean menjelaskan sebenarnya ia ingin mengambil alih beberapa posisi di depannya melalui sisi kanan trek yang tak di lalui banyak pembalap. Sayang, ia tak melihat kedatangan Kvyat yang membuat keduanya bersenggolan.

Ban belakang mobil Grosjean menyenggol ban depan mobil Kvyat yang membuatnya tak dapat mengendalikan mobil sehingga meluncur dengan kecepakan lebih dari 200 km/jam ke dinding pembatas.

“Saya keluar dari tikungan pertama dengan baik. Pada tikungan kedua tak ada yang mengambil sisi kanan. Saya berusaha memanfaatkan momentum untuk memperbaiki posisi saat memasuki tikungan ketiga,” kata Grosjean.

“Saya sedikit membelokkan mobil ke kanan, saya melihat dari spion tak ada orang di sisi kanan. Saya berada pada momen tepat, saya merasa bisa menyalip pembalap di depan saya. Tapi itu tidak terjadi.

“Saya sedikit terlalu agresif saat membelokkan mobil ke arah kanan. Saya melihat dari tayangan ulang, Daniil keluar dari tikungan kedua dan berada di titik buta saya.

“Ini membuktikan spion di mobil Formula 1 tak terlalu bagus, dan pandangannya juga tak terlalu baik ketika balapan malam hari.”

Kerusakan mobil Romain Grosjean, Haas VF-20, setelah kecelakaan mengerikan di lap pertama.

Kerusakan mobil Romain Grosjean, Haas VF-20, setelah kecelakaan mengerikan di lap pertama.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Namun, Grosjean menyadari jika balapan di Bahrain digelar pada siang hari, ia tetap tak bisa menghindari senggolan dengan Kvyat. Tetapi, pada dasarnya Sirkuit Sakhir memiliki ruang besar bagi pembalap untul berduel karena area run off juga beraspal.

“Jika Anda memasukkan insiden itu ke dalam daftar kecelakaan saya maka tidak ada yang lebih gila daripada itu,” ujar Grosjean.

Sejak dipromosikan ke Formula 1, Romain Grosjean mendapat julukan ‘crash pilot’ karena banyaknya insiden yang dialaminya. Terutama pada insiden di GP Belgia pada 2012, yang mana saat itu ia dilarang ikut balapan.

Baca Juga:

Namun, dengan tegas ia membela diri dari tuduhan sering terlibat bentruk dan kecelakaan besar di awal balapan.

“Ya, saya pernah terlibat dalam beberapa kecelakaan yang cukup mengejutkan. Tetapi jika Anda melihat tahun lalu, saya tergelincir dua kali dan tak menyentuh siapa pun,” kata Grosjean.

Pria 34 tahun itu menyebut Mark Webber yang menobatkannya sebagai ‘crash pilot’ karena terlalu sering terlibat insiden selama di F1.

“Saya tidak merasa mengalami banyak kecelakaan pada lap pertama, mungkin hanya beberapa kerusakan sayap depan,” kata Grosjean.

“Mungkin di Rusia pada 2017, dan Barcelona pada 2018, yang cukup parah. Itu juga terjadi di beberapa lap pertama, jadi saya tidak sering terlibat insiden setelah start.”

dibagikan
komentar
Vettel: Saya Masih Tahu Cara Buat Mobil F1 Melaju Cepat

Artikel sebelumnya

Vettel: Saya Masih Tahu Cara Buat Mobil F1 Melaju Cepat

Artikel berikutnya

Steiner Izinkan Schumacher Buat Kesalahan

Steiner Izinkan Schumacher Buat Kesalahan
Muat komentar