Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Gunther Steiner: Mick Schumacher Perlu Belajar Menyalip

Prinsipal Tim Haas Gunther Steiner mengatakan Mick Schumacher harus belajar masuk ke baris tengah dan melakukan overtake sebab mobil tahun ini memungkinkannya untuk itu.

Mick Schumacher, Haas VF-22, Zhou Guanyu, Alfa Romeo C42

Setelah mendekam di bagian bawah grid Formula 1 dalam beberapa tahun terakhir, Haas tampak telah menemukan kehidupan baru dengan perubahan regulasi 2022. Mereka juga telah memiliki set-up yang sangat kompetitif.

Tentu saja, bukan rahasia lagi bahwa tim asal Amerika Serikat tersebut mengorbankan seluruh tahun 2021 guna membangun mobil musim ini, sebuah upaya yang terbukti tidak sia-sia.

Bahkan setelah masalah pemutusan kontrak dengan Nikita Mazepin dan Uralkali, Haas sudah mencetak poin penting di kejuaraan lewat Kevin Magnussen, yang direkrut sebagai pengganti.

Baca Juga:

Mick Schumacher belum mengalami bagaimana rasanya mengemudikan mobil yang lebih baik di F1 dan poin pertamanya tak kunjung datang. Dalam empat race awal musim ini, pemuda Jerman masih membuat beberapa kesalahan.

Oleh Karena itu, Gunther Steiner ingin Schumacher meningkatkan performanya. Pasalnya sang pembalap sekarang sudah memiliki mobil baru, VF-22, yang lebih kompetitif dan bisa bersaing di tengah.

“Dia harus belajar membalap di trek, karena di sini lebih ketat. Saya mengatakan kepadanya bahwa makin tinggi dia mendaki di Formula 1, makin sedikit udara tersisa, kian tipis margin kesalahan,” kata Steiner kepada Die Welt.

Mick Schumacher, Haas F1 Team, Guenther Steiner, Team Principal, Haas F1

Mick Schumacher, Haas F1 Team, Guenther Steiner, Team Principal, Haas F1

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

“Pasti baru baginya untuk menyalip dengan mobil anyar sebab musim sebelumnya kami selalu tertinggal. Jadi dia jarang punya kesempatan untuk melakukan itu. Kini dia ingin lebih baik dan mencurahkan banyak energi untuk itu.”

Legenda F1 Gerhard Berger sebelumnya mengatakan Mick Schumacher harus berkonsentrasi untuk mengungguli Kevin Magnussen. Ia belum layak berfantasi bisa berada di belakang kemudi Ferrari.

Kinerja Schumacher sejauh ini memang masih jomplang dibandingkan Magnussen. Finis terbaiknya adalah P11 di Grand Prix Bahrain. Sedangkan rekan setimnya telah tiga kali mencetak poin.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Christian Horner Puji Sikap Verstappen dan Leclerc
Artikel berikutnya Fernando Alonso Masuk Daftar Target Bos DTM

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia