Honda Gagal Maksimal dalam WSBK Aragon karena 3 Faktor

Honda tidak mampu memulai putaran perdana WSBK 2021 di Aragon dengan optimal karena sejumlah faktor. Meski begitu, Alvaro Bautista dan Leon Haslam tetap melihat ada progres dari pabrikan Jepang.

Honda Gagal Maksimal dalam WSBK Aragon karena 3 Faktor

Masalah teknis, pilihan ban yang salah serta crash jadi tiga faktor yang membuat Honda dapat hasil mengecewakan di Sirkuit Motorland Aragon, Sabtu-Minggu (22-23/5/2021) lalu.

Honda tidak mampu meraih podium dalam balapan pembuka musim World Superbike (WSBK) 2021. Alvaro Bautista dan Leon Haslam, dua rider HRC bahkan gagal menembus lima besar.

Pada Race 1, Bautista bertarung di barisan depan dan punya peluang naik podium, Sayangnya pembalap Spanyol tersebut terjatuh dan akhirnya gagal finis.

"Saya mendapat masalah shift. Kondisinya kian buruk di setiap lap. Saya crash di Tikungan 2. Saat kami menganalisis datanya, ada problem elektronik dengan sensor. Di tengah belokan, ban belakang saya tergelincir dalam kecepatan penuh," kata Bautista.

Sementara Haslam, rekan setimnya, menyelesaikan balapan hari Sabtu di urutan kedelapan. Pada Superpole Race, keesokannya, Bautista berada di peringkat ketujuh dan Haslam P10.

Baca Juga:

Sedangkan dalam Race 2, yang juga berlangsung hari Minggu, Bautista menyelesaikan balapan di posisi ke-11. Kali ini giliran Haslam yang tidak finis karena jatuh di Tikungan 2.

"Dalam Superpole Race, kami memilih menggunakan ban basah. Ketika trek menjadi lebih kering, pembalap dengan (ban) medium atau slick lebih cepat. Di urutan ketujuh, saya adalah pembalap tercepat kedua yang memakai ban basah," Bautista menuturkan.

"Hal positifnya, saya memiliki rasa nyaman dengan motor (CBR1000RR-R). Di masa lalu, hal ini tidak terjadi dalam kondisi seperti itu. Jadi ada kemajuan yang kami buat," ia menambahkan.

Haslam pun mengakui dirinya mengalami masalah teknis di Aragon dan pilihan ban. Tentunya hal tersebut perlu menjadi perhatian serius Honda, terutama untuk mengatasi problem gigi motor.

"Aspal mengering sangat cepat. Ini pertama kali saya menggunakan ban basah. Sedangkan set-up saya belum merasa perfek. Selain itu ada masalah elektronik yang membuat perpindahan gigi menjadi lebih sulit," ujar Haslam menjelaskan.

Leon Haslam, Team HRC, Alvaro Bautista, Team HRC

Leon Haslam, Team HRC, Alvaro Bautista, Team HRC

Foto oleh: Gold and Goose / Motorsport Images

Bautista menambahkan, jika tidak ada masalah teknis, ia yakin bisa bersaing merengkuh podium pada Race 1 dan setidaknya menembus enam besar dalam dua balapan di hari Minggu.

Haslam juga merasa seharusnya mampu meraih hasil bagus pada sesi kedua apabila dirinya tidak mengalami crash. Seperti Bautista, rider Inggris itu tetap melihat sisi positif dari Aragon.

"Kecepatan (motor) sangat bagus. Saya juga merasa kami mampu mengatasi masalah respons katup gas (di hari kedua). Sayang saya justru terjatuh," ucap Haslam.

"Meski hasil akhir tak sesuai harapan, saya tetap melihat kami membuat progres dalam balapan terakhir. Jadi saya antusias melihat apa yang bisa kami lakukan di Estoril pekan depan."

Setelah putaran pembuka, Bautista dan Haslam berada di luar 10 besar pada klasemen sementara WSBK 2021. Mereka sama-sama mengantongi delapan poin. Bautista P13 sedangkan Haslam P12.

 

dibagikan
komentar
MIE Racing Honda Team Batasi Keikutsertaan di WSBK 2021
Artikel sebelumnya

MIE Racing Honda Team Batasi Keikutsertaan di WSBK 2021

Artikel berikutnya

Rabat Kecewa Gagal Tampil Baik pada Debut WSBK

Rabat Kecewa Gagal Tampil Baik pada Debut WSBK
Muat komentar