Mercedes masih “trauma” dengan masalah mesin di GP Malaysia

Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengaku masih ‘trauma’ dan takut masalah mesin yang dialami oleh Lewis Hamilton di GP Malaysia dapat terulang di sisa tiga balapan F1 terakhir.

Tersingkirnya Hamilton di balapan Sepang awal bulan ini, memberikan dampak yang besar pada persaingan juara dunia di klasemen pembalap. Pembalap Inggris Raya itu mengaku masih dibayangi rasa takut saat membalap di trek Austin sebelum akhirnya bisa menjuarai balapan GP Amerika Serikat tersebut.

“Sepanjang balapan, saya takut mobil saya tidak kuat hingga akhir balapan,” ujarnya.

“Ketakutan saya datang, karena saya merasa mendengar suara-suara yang sama seperti saat mesin saya rusak di Malaysia. Jadi, saya benar-benar bersyukur mobil saya akhirnya bisa melintas garis finis.”

Wolff sadar betul betapa pentingnya bagi Mercedes, untuk dapat memastikan pertarungan gelar juara dunia antara Hamilton dan Nico Rosberg, tidak dipengaruhi oleh masalah reliabilitas.

“Balapan tadi tidak semudah yang anda kira, tetapi mesin kami telah bekerja sebaik mungkin,” ujarnya saat dimintai komentar terkait kemenangan Hamilton di GP Amerika Serikat.

“[Masalah] Malaysia datang secara tidak terduga, dan itu masih menghantui kami semua. Saya rasa, perasaan trauma itu masih akan berbekas untuk beberapa balapan selanjutnya.”

Demi memastikan masalah Hamilton tidak terulang di GP Amerika Serikat pekan ini, tim Mercedes melakukan langkah pencegahan dengan melakukan pergantian sistem bahan bakar mobil Hamilton setelah sesi latihan hari Jumat.

Meskipun Hamilton melaporkan ada ‘efek samping’ dari perubahan tersebut, diyakini defisit performa pada mobilnya dianggap tidak terlalu besar.

Wolff pun mengakui timnya sedang menerima tekanan untuk dapat mengatasi masalah reliabilitas tersebut.

“Ya, mereka semua yang ada di garasi merasakan tekanan tersebut, karena mereka memikul tanggung jawab yang berat.

“Tugas kami saat ini adalah untuk mengurangi tekanan tersebut, karena tanggung jawab itu tetap akan ada di balapan-balapan selanjutnya.”

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Lewis Hamilton
Tim Mercedes
Tipe artikel Breaking news