Verstappen minta F1 pikir ulang peraturan usai “standar ganda” di Meksiko

dibagikan
komentar
Verstappen minta F1 pikir ulang peraturan usai “standar ganda” di Meksiko
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
6 Nov 2016 04.50

Agar “standar ganda” di GP Meksiko tidak terulang kembali, Max Verstappen meminta Formula 1 dapat menggunakan jeda musim dingin tahun ini untuk meningkatkan peraturan yang akan digunakan di musim 2017.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB12
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid and Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid at the start
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid locks a wheel under braking into turn one ahead of Max Ve
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12 , Sebastian Vettel, Ferrari SF16-H
Max Verstappen, Red Bull Racing with Gianpiero Lambiase, Red Bull Racing Engineer on the grid
Max Verstappen, Red Bull Racing RB12, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB12
Max Verstappen, Red Bull Racing waves to the crowd in parc ferme

Pembalap Red Bull itu mengaku masih kecewa terkait hukuman penalti yang diterimanya akibat memotong trek setelah telat mengerem di Tikungan 1 pada penghujung balapan. Sementara rivalnya di Mercedes, Lewis Hamilton, lolos dari hukuman penalti meskipun melakukan pelanggaran yang serupa di putaran pembuka.

Verstappen menganggap situasi yang dialaminya saat ini sebagai situasi yang “keterlaluan”.

“Masalahnya, peraturan-peraturan yang ada di F1 saat ini, justru membuat olahraga ini semakin rumit – baik untuk para penonton maupun untuk para stewards sendiri,” tulis Verstappen di kolom untuk sponsornya, Exact.

“Hal itu terlihat jelas saat GP Meksiko. Lewis Hamilton memotong trek dan melewati rerumputan di luar tikungan pertama, tetapi ia sama sekali tidak dijatuhi hukuman penalti. Tapi, ketika saya melakukan hal yang sama saat saya bertarung melawan Sebastian Vettel, saya dijatuhi hukuman penalti lima detik, dan saya kehilangan posisi podium saya.

“Sungguh situasi yang keterlaluan. Lewis dan saya sama-sama telat mengerem, di tikungan yang sama. Seperti yang dialaminya, saya juga tidak mengambil keuntungan dari insiden itu – karena saya mobil pertama yang masuk ke tikungan tersebut, dan tentunya saya memang seharusnya yang menjadi mobil pertama yang keluar dari tikungan itu. Jadi, jika pada akhirnya saya djatuhi hukuman penalti, sementara Lewis tidak, maka hal tersebut menunjukkan ada standar ganda di sana.”

Dengan musim tinggal menyisakan balapan GP Brasil dan GP Abu Dhabi, Verstappen menganggap jeda musim dingin setelah musim tahun ini usai, menjadi kesempatan terbaik bagi FIA untuk memikirkan ulang peraturan dan regulasi F1 yang akan digunakan di musim depan.

“Musim tahun ini masih menyisakan dua balapan lagi. Setelah itu, mungkin kami bisa menggunakan jeda musim dingin untuk memikirkan ulang peraturan dan regulasi lebih cermat dan lebih jelas.” tambahnya.

“Peraturan tentunya dibutuhkan, dan saya akan selalu menghormatinya, tetapi akan lebih adil, bila semua pembalap menerima ganjaran yang sama.”

 

Laporan tambahan oleh Erwin Jaeggi

Artikel Formula 1 berikutnya
Manor tak khawatir ditinggalkan kedua pembalapnya di 2017

Artikel sebelumnya

Manor tak khawatir ditinggalkan kedua pembalapnya di 2017

Next article

Jorg Zander siap direkrut oleh Sauber sebagai direktur teknis

Jorg Zander siap direkrut oleh Sauber sebagai direktur teknis